Ini 5 Persyaratan Yang Harus Dipenuhi Saat Pengajuan KTA

IPOTPAY

Cara mengajukan KTA (Kredit Tanpa Agunan). Kebutuhan memang selalu melekat dalam kehidupan setiap orang. Terlebih lagi seiring berjalannya waktu dan zaman yang kini semakin modern, hal tersebut turut memaksa kita untuk memiliki kebutuhan lebih banyak dibanding sebelumnya. Karena persoalan itulah, banyak orang yang berlomba untuk berkarya dan bekerja demi memenuhi keperluan hidupnya. Walaupun demikian, tak jarang pendapatan yang sudah diterima seolah masih saja kurang untuk memenuhi semua kebutuhan kita. Terutama segala kebutuhan yang sifatnya mendesak.

Meskipun uang tabungan sudah kita kumpulkan selama bertahun-tahun, namun tak jarang hal tersebut masih saja kurang menutupi permasalahan atau kejadian yang muncul secara tiba-tiba di kemudian hari. Hingga akhirnya, kita membutuhkan pinjaman uang demi memenuhi keperluan yang mendesak tersebut. Akan tetapi, meminjam uang walaupun pada kerabat atau keluarga ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Terlebih lagi jika jumlah nominal uang yang diperlukan cukup besar, jadi sulit bagi kita untuk melakukan pinjaman tanpa jaminan dengan memadai.

Namun kini Anda tak perlu khawatir, sebab kini telah hadir produk KTA (kredit tanpa agunan) yang sudah difasilitasi di berbagai bank ternama di Indonesia. Ada banyak bank di Indonesia yang menawarkan produk kredit tanpa agunan tersebut. Diantaranya bank Danamon, DBS, Mandiri, BCA, ANZ dan lain sebagainya. Pengajuan aplikasi kredit tersebut pun bisa dikatakan tidaklah sulit, pengajuannya sendiri bahkan bisa dilakukan lewat online.

Walaupun mudah, untuk mengajukan pinjaman tersebut tetap memerlukan prosedur dan persyaratan tertentu sesuai ketentuan masing-masing pihak bank. Adapun persyaratan untuk mengajukan kredit tanpa agunan tersebut, diantaranya :

1. WNI (Warga Negara Indonesia)

Produk KTA tersebut memang tersedia untuk setiap Warga Negara Indonesia. Maka dari itu, persyaratan yang harus Anda penuhi yang pertama yaitu mempunyai kartu tanda penduduk WNI (KTP WNI) serta berdomisili di Indonesia. Walaupun demikian, beberapa pihak bank juga telah memberikan fasilitas tersebut bagi mereka yang merupakan warga negara asing. Hal tersebut tentunya diberikan dengan banyaknya prosedur dan persyaratan tertentu yang wajib dipenuhi.

2. Usia Minimal 21 tahun dan Maksimal 55 tahun

Seseorang yang hendak melakukan pinjaman tanpa agunan juga disyaratkan memiliki batasan usia. Hampir di semua bank telah menetapkan batasan umur minimal bagi para pemohon berusia 21 tahun dan ketika pelunasan usia maksimalnya 55 tahun. Karena masa produksi dari tiap orang sendiri ada dalam rentang usa tersebut. Untuk itu, kebanyakan bank menetapkan batasan usia tertentu.

3. Batas Penghasilan Tetap

Untuk penghasilan atau gaji sendiri, umumnya bank menetapkan batasan berbeda-beda dalam syarat pengajuan kredit tanpa agunan ini. Tak hanya dilihat kondisi individualnya saja, tetapi bank juga biasanya menyesuaikan dengan standar perekonomian daerah tertentu untuk menetapkan batasan pendapatan pemohon. Misalnya saja, wilayah JABODETABEK menetapan batas pendapatan tetap pemohon kredit yang harus Rp. 3 juta ke atas, sedangkan untuk daerah di luar JABODETABEK umumnya batas pendapatannya lebih kecil.

4. Opsi Limmit Kredit

Batasan nilai kredit atau limit yang ditawarkan dari tiap bank juga berbeda-beda. Anda dapat menentukan nilai kredit sendiri yang hendak diajukan, akan tetapi tentunya disertai pertimbangan yang benar-benar matang sesuai kemampuan dari para pemohon untuk membayar cicilan setiap bulannya. Umumnya pihak bank akan mematok limit dari Rp. 5 juta sampai Rp. 200 juta, dengan hitungan biasanya harus disesuaikan dengan pendapatan tetap yang telah diterima oleh sang pemohon di tiap bulannya (sekitar 5-7 kali dari penghasilan tetap).

Sementara untuk jangka waktu yang diberikan oleh pihak bank juga cukup leluasa. Dimana Anda dapat memilih rentang waktu pelunasan yang disesuaikan dengan kemampuan. Akan tetapi, sebaiknya hindari waktu pelunasan terlalu lama. Di samping itu, pilih kredit bulanan yang tak terlalu memberatkan. Anda harus mengatur supaya cicilan maksimal sebesar 40% terhadap total pendapatan selama 1 bulan.

5. Cocok Untuk Pegawai Berpenghasilan Tetap

Fasilitas cicilan tersebut merupakan salah satu produk yang tepat untuk para pegawai yang berpenghasilan tetap maupun pegawai yang tidak mempunyai nilai jaminan yang pas saat pengajuan.

Selain itu, saat Anda mengajukan KTA jangan lupa produk asuransi jiwa tiap bank yang telah ditawarkan untuk memberikan kenyamanan saat melakukan kredit. Hal tersebut akan sangat berguna bila terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan di masa mendatang.