Kamu harus pahami dulu sebelum mulai berinvestasi

IPOTPAY

 


Masa depan yang baik itu harus segera disiapkan sejak dini agar masa depan itu bisa berjalan sesuai harapan. Sebagai salah satu contoh persiapan disini kamu bisa memulai untuk merencanakan keuangan untuk berinvestasi. Hal ini dirasa sangat baik mengingat pengambilan dana sepenuhnya ada di tangan kamu sendiri.

Membeli emas dan dijual kembali saat harganya mahal, membeli sebidang tanah, dan masih banyak contoh lainnya yang bisa di kategorikan sebagai bentuk investasi dimasa depan.

Salah satu perencanaan finasial yang baik adalah dengan berinfestasi, tapi sebelum berinvestasi kamu perlu  memahami poin-poin dibawah ini.


Modal

Dalam sebuah investasi tidak luput dari yang namanya modal. Maksud modal disini adalah sejumlah dana yang digunakan untuk berinvestasi dengan harapan akan mendapatkan keuntungan yang melebihi dari modal.

pengembalian

maksudnya adalah besarnya persen dari keuntungan yang didapat dari modal yang dikeluarkan dalam kurun waktu tertentu. Dengan tingginya angka pengembalian tersebut maka jangka waktunya semakin cepat pula.

Resiko

Maksudnya adalah kemungkinan rugi yang bisa menguras habis modal dalam berinvestasi. Hal ini harus bisa diantisipasi mengingat efek yang akan di timbulkannya. Dengan memperkecil resiko maka akan semakin baik pula.

Aliran dana

Poin ini menjadi hal yang penting, kamu harus tahu seberapa cepat dana yang bisa ditarik dari sejumlah dana yang telah di setor. Semakin cepat aliran dana maka akan semakin baik pula investasi yang telah kamu kembangkan.


Tujuan utama dari investasi itu agar uang yang telah kamu tempatkan dapat menuai keuntungan atau tambahan dana dari modal yang di keluarkan. Kamu perlu mengetahui betul jenis investasi yang akan kamu jalankan sebelum kamu memulai berinvestasi.

Dalam mengatur perencanaan keuangan dengan berinvestasi, anda perlu mengetahui betul jenis invetasi yang anda jalankan. Jika suatu perusahaan atau pribadi memilih mengatur keuangannya dalam bentuk investasi, ini adalah kesempatan bagi anda untuk mendapatkan tambahan dana dari tingkat bunga dibandingkan meminjamkan uangnya untuk mendapatkan bunga.

Investasi dapat dikategorikan dalam dua jenis:


Real asset

adalah berinvestasi terhadap sektor riil, investasi ini biasa juga disebut investasi aktiva. Seperti perdagangan, pertanian, industri dan sebagainya. Dalam perencanaan financial, berinvestasi untuk membeli ruko, membeli apartemen untuk disewakan, membeli barang untuk dijual kembali, kendaraan mesin dan sebagainya merupakan investasi sektor riil.


Financial asset

Investasi jenis ini dilakukan pada dokumen atau surat berharga. Jenis aset keuangan antara lain :

  1.     Pasar derivatif : kontrak berjangka, opsi
  2.     Pasar uang : sertifikat deposit, sertifikat bank Indonesia
  3.     Pasar modal : saham biasa, saham preferen, obligasi agensi federal

 

Perencanaan finansial baik dalam bentuk investasi aset riil atau keuangan, hal yang membedakannya adalah besarnya dana yang diperlukan, dan ini tergantung kepada seberapa besar keuntungan yang ingin diperoleh. Investasi aset memperhitungkan jangka waktu untuk memperoleh keuntungan tersebut.

Berinvestasi melalui tabungan di bank tidak memerlukan strategi, sedangkan untuk investasi asset memerlukan strategi yang baik dan matang agar resiko kerugian dapat diminimalisir sehingga kamu sebagai investor akan mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar lagi nantinya.