4 Alasan Bisnis Online Anda Harus Punya Manajemen Finansial!

IPOTPAY

Bisnis, baik offline maupun online, keduanya sama-sama membutuhkan perencanaan keuangan yang matang. Apalagi bisnis online yang sebagian besar aktivitasnya dilakukan di dunia maya. Anda butuh sebuah manajemen finansial yang dapat dipertanggungjawabkan agar anda dapat senantiasa merasakan ketentraman bagi anda sendiri. Anda tidak akan pernah merasa uang anda lenyap begitu saja di dunia maya, yang mana mudah sekali untuk terjadi akibat transaksi yang mungkin suatu saat tidak terlacak.
Manajemen finansial penting untuk dilakukan karena mencakup perencanaan, pengelolaan, dan pengaturan kegiatan keuangan bisnis.
Nah pemilik bisnis. Untuk perjumpaan kali ini, saya ingin memaparkan 4 manfaat manajemen finansial dalam bisnis online anda sebagai bahan pertimbangan kenapa anda harus mulai menguasai manajemen finansial :-)


1. Perkiraan anggaran.
Sebelum mulai menjual produk secara global / via online, pebisnis harus memperkirakan dulu berapakah anggaran yang dibutuhkan. Perkiraan ini mencakup biaya – biaya, profit margin yang ingin diambil, strategi penjualan, dan promo yang ditujukan pada target pasar. Nah, manajemen finansial akan membantu anda memperkirakan jumlah dana yang dibutuhkan untuk menyediakan produk yang dijual, pembelian domain, dan lain sebagainya, serta termasuk upah sumber daya manusia untuk mengelola media yang digunakan seperti administrator, web developer, web designer, atau social media officer. Selain dana yang dibutuhkan, Anda juga perlu memperkirakan jumlah sumber dana / modal yang ada. Perencanaan ini sangat penting mengingat jika Anda gagal dalam merencanakan itu sama saja dengan merencanakan kegagalan.


2. Acuan membuat action plan.
Ketika estimasi modal dan sumber daya telah dibuat, maka anda bisa mulai masuk ke tahap eksekusi. Namun ada baiknya sebelum beraksi, struktur atau susunan modal harus dirancang terlebih dahulu. Struktur modal ini dirincikan dalam action plan (rencana kegiatan yang disusun sebelum kegiatan tersebut dimulai). Action plan dapat mencakup strategi penjualan jangka pendek dan jangka panjang. Bagi bisnis online, action plan dapat berisi alokasi dana untuk pos-pos yang telah ditentukan. Misalnya untuk pos pemasangan iklan, pos pengembangan media sosial, pos promo merchandise, dan lain-lain.


3. Mengetahui arus uang.
Manajemen finansial penting untuk mengetahui alur keluar-masuk uang atau transaksi online yang terjadi dalam bisnis. Dari sini, anda sebagai pemilik bisnis dapat memantau pengeluaran dan pemasukan bisnis online anda. Anda dapat memantau arus transaksi, misalnya pembayaran biaya pengiriman barang hingga ke tangan pembeli dan konfirmasi pembayaran pembeli melalui rekening. Dengan mengetahui uang masuk dan keluar, Anda dapat menentukan posisi bisnis Anda (apakah untung atau rugi).


4. Supervisi keuangan.
Seperti bisnis pada umumnya, keuangan bisnis online perlu dipantau agar bisnis dapat bertahan dan membuahkan hasil bagi pemiliknya. Pebisnis online adalah orang yang berhak memutuskan apakah sejumlah uang perlu dikeluarkan atau tidak, namun tentu akan fatal akibatnya jika Anda tiba-tiba memutuskannya tanpa adanya data dan analisa. Manajemen finansial dapat membantu pebisnis online menyediakan data dan analisa untuk membuat keputusan yang besar ini.